Salah Satu Murid Kesayangan Mbah KH. Maimoen Zubair di Bandungsari

Layaknya seorang guru terhadap murid pasti ada saja yang di spesialkan, begitu juga dengan Mbah Moen.

Sudah dikenal banyak orang, diantara banyaknya murid Mbah Moen ada seorang yang bernama Gus Baha yang merupakan murid kesayangannya.

Namun ternyata bukan hanya Gus Baha, masih lagi yang menjadi murid kesayangan Mbah Moen. Siapa beliau ?

Beliau adalah KH Abdul Wahid Zuhdi

Lahir pada hari Senin, 17 Agustus di Dusun Mandungan, Kelurahan Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Merupakan anak pertama dari sembilan bersaudara dari pasangan KH Muhammad Zuhdi dan Hj Khodijatul Kubro.

Sepeninggal Kyai Muhammad Muslih, kepemimpinan pondok Pondok Pesantren Fadhlul Wahid Ngangkruk Bandungsari Ngaringan Grobogan, beralih ke tangan beliau. Di bawah asuhannya, pesantren tersebut mengalami kamajuan yang sangat pesat.

Salah satu kontribusinya di bidang pendidikan adalah dijadikannya kitab-kitab karangan beliau sebagai mata pelajaran wajib di lebih dari 10 pesantren Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Setelah sekian tahun lamanya menyebarkan dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk ilmu dan agama, akhirnya pada pagi hari di puskesmas terdekat, hari Selasa Wage, 10 Juni 2008 / 6 Jumadil Akhir 1429 H, Allah s.w.t. memanggil kembali beliau ke hadirat-Nya dalam usia 49 tahun. Jenazah beliau disemayamkan sore harinya di pemakaman umum Desa Bandungsari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *